...Ini cerita kita tentang hari ulang tahunku tahun lalu...
Yaaah..
Memang Neo itu tidak pernah bisa romantis pada Inne. Berikan sedikit kejutan, ketahuan duluan sama Inne. Alhasil, gagal deh ada kejutan. Malah justru Inne yg banyak berikan Neo kejutan.
Walau demikian, aku tidak diam saja. Aku tetap belajar, memahami lebih jauh semua tentang kamu. Kamu masih ingat cerita ini?
Jauh sebelum hari ulang tahun Neo tiba, sembari mengambil pesanan baju teman-teman Neo bilang ke Inne.
"Aku lagi pengin t-shirt putih berkerah nih. Soalnya aku nggak punya t-shirt putih."
Sambil lalu, kami berdua pulang, Neo antarkan Inne sampai depan rumahnya.
Hari berganti hari hingga hari ulang tahun Neo datang. Hari itu hari Minggu. Aku masih ingat sekali hari itu.
Malam harinya, Neo dan Inne pergi ke suatu tempat doa yang cukup terkenal di Jogja.
"Hujan, Inne. Kita berenti dulu ya?"
"Tinggal sedikit lagi sampai tempatnya koq. Nggak papa."
Meskipun udara sangat dingin, aku dan Inne tidak begitu merasakannya.
Setengah 8, sampailah di tempat itu.
"Kita berdoa di dalam gereja aja ya."
Setelah selesai, Neo dan Inne hendak pulang. Tapi sesuatu yang aneh terjadi. Handphone Neo berdering tanda adanya sms masuk.
Neo kaget. "Dari Reyna."
Hubungan Reyna dan Neo sudah berakhir. Tapi mengapa Reyna masih saja menghubungi Neo? Aneh.
Neo bilang pada Inne, "Reyna ngapain sih?!"
"Selamat ulang tahun ya, Neo. Dia bukan Reyna. Dia temanku Achay, hanya nama di handphonemu aku ganti. Ini hadiah dariku buat kamu. Jangan kamu lihat dari harganya ya. Baru pertama kali ini aku mau berikan hadiah ulang tahun untuk seorang laki-laki."
Neo terharu hingga menitikkan air mata.
"Terima kasih, Inne."
"Jangan menangis Neo. Ayo kita pulang."
"Aku hanya terharu"
Di jalan pun, Neo masih menitikkan air mata. Kado pertama dari Inne. Kado yg sangat berarti untuk Neo.
Sebelum sampai rumah, Neo membelikan 1 kotak ice cream. Neo tau Inne sangat suka ice cream.
Inne selalu saja punya ide untuk membuat kejutan untukku. Bahkan sampai membohongi aku hanya karena Inne ingin memberikan kejutan-kejutan untukku. Aku selalu menanti-nantikan kejutan lainnya dari Inne.
Udara masih terasa dingin. Justru tambah dingin. Tapi hatiku dan Inne, tidak pernah dingin. Desember. Banyak kejutan dibulan Desember untuk Neo dan Inne. Aku yakin. Suatu hari nanti, aku akan berikan sebuah kejutan special untuk Inne. Neo selalu berharap
Sebentar lagi Natal tiba. Aku ingin malam Natal bersama Inne ke gereja. Terima kasih Tuhan Kau berikan aku seorang Inne yang selalu mengerti tentang diriku.
-with love-
Neo


